PU Tutup Mulut, Ogi Bicara

 

BANJARBARU – Awal tahun 2012 ini berbuah kekecewaan bagi Mahmud dan keluarga. Perasaan was-was saat mengantar anak sekolah di Jalan Guntung Manggis masih kuat ia rasakan.
Harapan untuk menikmati jalan yang mulus telah pupus.
Pupusnya harapan tersebut lantaran ia masih harus melintasi jalan rusak di Guntung Manggis. Padahal ia berharap, tahun 2012 ini, pemerintah dapat menuntaskan perbaikan jalan yang dimulai sejak pertengahan tahun 2011 tersebut.
Sayangnya, hingga Senin kemarin (9/1), masih banyak ruas jalan yang berlubang dan kasar akibat pengerasan. Sementara sejumlah pekerja juga terus beraktivitas melanjutkan pengaspalan jalan. Sekitar satu alat berat juga masih tampak dioperasikan.
”Kok bisa begini. Saya aja was-was-was saat lewat. Apalagi anak-anak. Soalnya jalurnya sekarang tinggal satu. Itu yang berebut dilewati orang, karena sudah diaspal,” urainya.


Ternyata proyek pengaspalan jalan Guntung Manggis yang didanai APBD Kota Banjarbaru tersebut memang tidak selesai pada 2011 tadi.  Padahal  proyek senilai Rp6 Miliar tersebut mulai dikerjakan pada 20 Juni tahun 2011 selama 150 hari kalender dan masa pemeliharaan 180 hari.
Untuk mengkonfirmasi pelaksanaan proyek ini, Radar Banjarmasin berusaha meminta keterangan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Banjarbaru kemarin siang. Namun tak satupun pejabat PU yang berani memberikan jawaban, seperti Sekretaris Dinas PU Kusmun dan Kabid Bina Marga, Ir Zabidi. “Nanti saya bicarakan dengan kepala dinas dulu,” janji Zabidi.
Sore harinya, Wakil Walikota Banjarbaru, Ogi Fajar Nuzuli menghubungi wartawan koran ini. Melalui telepon genggamnya, Ogi angkat bicara soal proyek Jalan Guntung Manggis.  
Menurut Ogi, pengerjaan jalan tersebut sudah sekitar 40 persen. Belum selesainya pengerjaan proyek tersebut menurut orang nomor dua di Pamko Banjarbaru karena faktor cuaca.
“Dari keterangan kepala dinas PU kepada saya, pembayaran kepada kontraktor juga baru 40 persen. Setelah melakukan pembicaraan denga pihak dinas akhirnya sepakat akan dilakukan putus kontrak terhadap kontraktor yang mengerjakan proyek jalan Guntung Manggis itu. Tetapi dengan satu catatan, kalau putus kontrak tahun 2012 tidak bisa dilakukan pengerjaan lagi karena tidak dianggarkan, baru akan dikerjakan lagi tahun 2013,” terangnya.
Ogi juga sempat mengatakan kalau proyek tersebut akan dilakukan adendum atau perpanjangan pengerjaan. Tetapi menurutnya lebih baik diputus kontrak daripada nanti ada masalah. Ia juga mengatakan tahun 2012 bisa dikerjakan kalau dianggarkan pada Anggaran Dana Tambahan.
“Sebenarnya bisa saja dianggarkan dalam ABT, tetapi proses lelang juga lama. Jadi kami tidak mau menanggung resiko kedua kali. Jadi ada kemungkinan besar tetap tahun 2013 baru akan dianggarkan lagi,” ucapnya.

 

Sumber Berita : Radar Banjarmasin

Berita SKPD Kota Banjarbaru


Daftarkan email untuk berlangganan informasi: